Danantara, FHCI dan alumni FE USU memberikan 600 paket logistik kepada penghuni Huntara di Aceh
Ekonomi & Pariwisata

600 Paket Logistik untuk Penghuni Huntara Aceh

  • "Kami memastikan hunian memenuhi standar layak, artinya tidak sekadar memberikan atap, tetapi memberikan rasa aman, nyaman dan bermartabat..."
Ekonomi & Pariwisata
Mei Leandha

Mei Leandha

Author

sumatrakini.com - Danantara Indonesia bersama Forum Human Capital Indonesia (FHCI), PT Bank Syariah Indonesia Tbk, PT Perkebunan Nusantara, PT Bank Mandiri dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara (USU) memberikan 600 paket barang perlengkapan rumah tangga untuk penghuni sementara atau Huntara.

Barang-barang berupa lemari portable, pemasak nasi, tikar serta paket sembako diserahkan secara simbolik oleh Managing Director Holding Operasional Danantara Indonesia sekaligus Ketua FHCI dan Ketua Ikatan Alumni FE USU, Agus Dwi Handaya kepada perwakilan pemerintah daerah yakni Camat Karangbaru Fachrurazi Syamsuyar.

Agus saat menyerahkan bantuan mendoakan para penghuni merasa nyaman tinggal di Huntara. Ia berharap membantu meringankan beban dan masyarakat segera melanjutkan hidup beraktivitas sehari-hari bersama keluarga.

Huntara merupakan rumah hunian yang dibangun Danantara Indonesia bersama BUMN. Untuk wilayah Acehtamiang, dibangun 600 unit. Sudah diresmikan presiden dan ditempati para penyintas. Saat ini program Huntara dilanjutkan ke wilayah lain di Sumatra yang juga terdampak bencana.

Agus mengungkap Danantara Indonesia dan pemerintah Indonesia beserta BUMN aktif berkontribusi memperbaiki infrastruktur di wilayah terdampak bencana sejak awal dimulai fase tanggap darurat hingga tahap recovery. Bantuan logistik, posko kesehatan dan dapur umum diaktifkan melalui berbagai jalur termasuk pengiriman melalui jalur udara. Saat yang sama juga dilakukan recovery untuk infrastruktur pendukung berupa listrik, telekomunikasi dan akses perbankan.

Dia bilang, keterlibatan Danantara Indonesia bersama BUMN pada pemulihan pascabencana di Sumatra, tidak hanya terbatas pada bantuan logistik dan layanan perbankan, infrastruktur, pasokan air bersih, jaringan listrik dan telekomunikasi, juga memastikan masyarakat memiliki fondasi yang kuat untuk bangkit baik dari sisi mental maupun pemulihan ekonomi. 

"Huntara menjadi solusi krusial bagi saudara-saudara kita di Aceh yang kehilangan tempat tinggal. Kami memastikan hunian memenuhi standar layak, artinya tidak sekadar memberikan atap, tetapi memberikan rasa aman, nyaman dan bermartabat agar warga bisa kembali produktif," ujar Agus.

Dalam kesempatan yang sama, hadir Direktur Human Capital Perkebunan Nusantara (PTPN Group) yang juga Sekjen FHCI, Endang Suraningsih mengatakan, program ini wujud nyata dari semangat kolaborasi dan nilai kebermanfaatan Danantara Indonesia dan kolaborasi BUMN untuk masyarakat. 

"Program ini wujud nyata dari semangat kolaborasi dan nilai kebermanfaatan BUMN untuk masyarakat. Penyerahan bantuan logistik di huntara kami harap para penyintas dapat melanjutkan aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang dan aman pascamusibah,” kata Endang.