
971 Ribu Warga Sumut Nikmati Kereta Api Tarif Efisien
- "Di samping harga terjangkau, keunggulan dari KA PSO adalah berhenti di banyak stasiun. Semakin luas daerah yang bisa dijangkau, masyarakat yang dilayani juga semakin banyak"
Medan Insight
MEDAN - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat sebanyak 971.482 pelanggan memanfaatkan layanan kereta api bersubsidi melalui skema Public Service Obligation (PSO) sepanjang Semester 1-2026. Angka tersebut mendominasi sebesar 70 persen dari total keseluruhan pelanggan kereta api di Sumut pada periode yang sama, yakni 1.391.120 orang.
Manager Humas KAI Divre I Sumut Anwar Yuli Prastyo menyampaikan bahwa kehadiran layanan KA bersubsidi memberi dampak signifikan terhadap keterjangkauan mobilitas harian masyarakat di berbagai pelosok daerah.
"Tarif tiket terjangkau dengan adanya KA PSO mendorong terjadinya pergerakan masyarakat. Turut mendongkrak pemerataan ekonomi di daerah-daerah wilayah Sumatera Utara," ujar Anwar, Senin (27/7/2026).
Berdasarkan data Semester 1 dalam tiga tahun terakhir, tren pengguna KA PSO menunjukkan peningkatan positif. Pada Semester I tahun 2024, KA bersubsidi melayani 899.227 pelanggan. Jumlah tersebut tumbuh sebesar 5 persen pada Semester I 2025 menjadi 940.906 pelanggan dan kembali meningkat 3 persen pada Semester I 2026 hingga mencapai 971.482 orang.
- Pelindo Multi Terminal Belawan Catat Peningkatan Pertumbuhan Arus Curah Kering
- 5 Film dan Series Indonesia di Netflix yang Relate dengan Kondisi Ekonomi Saat Ini
- Panggung Utama PRSU Hadirkan Talenta Lokal
"Di samping harga terjangkau, keunggulan dari KA PSO adalah berhenti di banyak stasiun. Semakin luas daerah yang bisa dijangkau, masyarakat yang dilayani juga semakin banyak," ucapnya.
Saat ini, KAI Divre I Sumut mengoperasikan tiga layanan kereta api bersubsidi dengan skema PSO guna menghubungkan simpul-simpul antarkota secara efisien. Ketiga layanan tersebut meliputi KA Putri Deli yang melayani relasi Medan-Tanjungbalai PP dengan tarif mulai dari Rp24.000 serta KA Siantar Ekspres untuk relasi Medan-Siantar PP dengan tarif Rp22.000.
Selain itu, juga mengoperasikan KA Datuk Blambangan yang melayani rute Tebingtinggi-Lalang PP dengan tarif Rp5.000. Keberadaan tiga layanan KA bersubsidi ini menjadi pilar utama KAI dalam menyediakan konektivitas transportasi massal yang terjangkau dan terintegrasi bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah Sumut.
"Subsidi yang diberikan pemerintah melalui angkutan kereta api menyentuh seluruh lapisan masyarakat dan manfaatnya bisa langsung dirasakan, baik terhadap efisiensi ekonomi warga maupun peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah," kata Anwar.
KAI mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan moda transportasi rel sebagai pilihan utama dalam beraktivitas. Selain efisien dari segi biaya dan waktu perjalanan, memilih kereta api berarti turut berkontribusi nyata mendukung program pemerintah dalam menekan emisi karbon, mengingat kereta api merupakan salah satu moda transportasi massal yang ramah lingkungan.
