
Bangga! Indonesia Punya Sahabat-AI
- "Sahabat-AI kami hadirkan bukan untuk Indosat, tetapi untuk Indonesia. Platform ini dibangun di atas keyakinan kami bahwa teknologi harus membawa manfaat..."
Teknologi & Science
sumatrakini.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mengenalkan Sahabat-AI, platform berbasis aplikasi yang menandai langkah penting Indonesia menuju ekosistem AI yang berdaulat, inklusif dan berakar pada kebutuhan lokal.
Dibangun untuk Indonesia, Sahabat-AI terbuka dan dapat dimanfaatkan siapa saja, mulai dari pelajar, kreator, pelaku usaha dan institusi publik. Lebih dari sekadar inovasi teknologi, dirancang sebagai sahabat digital bagi seluruh masyarakat yang benar-benar memahami cara kita berbicara, hidup dan terhubung.
Hadir dalam bentuk aplikasi Android dan iOS yang mudah digunakan, Sahabat-AI secara signifikan menurunkan hambatan adopsi AI di Indonesia. Platform ini menghadirkan kemampuan multi-model dan multi-modal yang memungkinkan pengguna beralih secara mulus dari teks ke gambar, teks ke video, pencarian cerdas, bantuan coding hingga analisis mendalam dalam satu antarmuka terpadu.
- Daftar Kampus 4 Artis yang Raih LPDP
- Hindari Keracunan, 9 Makanan Ini Jangan Dihangatkan
- Benarkah AI Bubble Bisa Ganggu Stabilitas Ekonomi?
Integrasi ini membuka akses yang lebih luas bagi pelajar, kreator, profesional, pengguna sehari-hari untuk memanfaatkan AI secara praktis, relevan dan semakin dekat dengan kebutuhannya.
Dibangun sebagai “Si Paling Indonesia”, mengakar kuat pada kekayaan bahasa lokal, budaya dan konteks, serta diperkuat teknologi kelas dunia untuk menghadirkan AI yang semakin paling mengerti dan dekat dengan keseharian masyarakat di seluruh penjuru negeri.
Menteri Komdigi Meutya Hafid menegaskan, Sahabat-AI merupakan cerminan arah strategis Indonesia dalam membangun kemandirian kapabilitas AI nasional. Menjadi langkah penting dalam memperkuat kedaulatan digital. Wujud komitmen pihaknya untuk memastikan tidak ada yang tertinggal dalam transformasi digital. Teknologi harus membuka akses bagi siapa pun, di mana pun, tanpa terhalang perbedaan bahasa maupun budaya.

"Kita membutuhkan AI yang benar-benar paling Indonesia, dibangun dengan bahasa kita, nilai budaya kita serta kepentingan bangsa. Platform ini menjadi bukti bahwa Indonesia mampu menghadirkan teknologi yang relevan dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat. Saya mendorong untuk seluruh lapisan masyarakat menggunakan Sahabat AI dan menjadi bagian perkembangan AI dalam negeri,” ungkapnya, Rabu (25/2/2026).
Lebih jauh, Sahabat-AI mencerminkan upaya kolektif mendorong masa depan digital Indonesia. Dikembangkan melalui kolaborasi lintas sektor dalam ekosistem nasional, platform ini menunjukkan komitmen bersama untuk memastikan manfaat AI dapat diakses secara luas dan bermakna bagi seluruh masyarakat. Menempatkan kebutuhan dan nilai-nilai lokal sebagai fondasi utama, Sahabat-AI diharap memperkuat posisi Indonesia dalam menjadikan AI sebagai pendorong prioritas nasional sekaligus alat pemberdayaan masyarakat.
Untuk memastikan penggunaan yang aman dan bertanggung jawab, Sahabat-AI dibangun dengan guardrails berlapis yang selaras dengan norma sosial, nilai budaya serta standar etika di Indonesia. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah memerangi konten negatif dan menjaga ruang digital nasional yang sehat. Mekanisme ini membantu menjaga interaksi tetap aman, melindungi pengguna, merawat ruang digital sambil tetap mendorong inovasi berkembang secara bertanggung jawab.
President Director and Chief Executive Officer IOH Vikram Sinha mengatakan, peluncuran Sahabat-AI mencerminkan tujuan besar Indosat dalam memberdayakan Indonesia.
“"Sahabat-AI kami hadirkan bukan untuk Indosat, tetapi untuk Indonesia. Platform ini dibangun di atas keyakinan kami bahwa teknologi harus membawa manfaat bagi semua orang. Dengan menjadikan Sahabat-AI terbuka, mudah diakses dan dapat dimanfaatkan secara luas, kami menghadirkan fondasi inovasi yang dapat digunakan oleh individu, startup, pelaku usaha, maupun institusi publik di seluruh penjuru negeri,” katanya.
