
Bapenda Sumut Gelar Operasi Sadar Pajak Kendaraan
- "Masyarakat yang membayar pajak kendaraan berkesempatan mengikuti program gebyar pajak dengan berbagai hadiah melalui mekanisme undian..."
Medan Insight
MEDAN - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Utara terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor.
Melalui Operasi Sadar Pajak Kendaraan 2026, Bapenda Sumut menghadirkan layanan pembayaran pajak langsung di lokasi operasi. Tujuannya untuk mempermudah masyarakat.
Operasi gabungan digelar bersama Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumut, Jasa Raharja Sumut, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Diskominfo, serta unsur terkait lainnya di Jalan Putri Hijau, Medan.
- PGN Pangkas Emisi 29.574 Ton CO₂, Efisiensi Bisnis Meningkat
- IHSG Anjlok 8 Persen, BEI Hentikan Perdagangan Saham Selama 30 Menit
- KPPU Awasi Tiga Perusahaan Otomotif Digital, Sepakati Perubahan Perilaku
Kepala Bapenda Sumut Sutan Tolang Lubis menjelaskan, Operasi Sadar Pajak Kendaraan yang diinstruksikan Gubernur Sumut Bobby Nasution bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan, sekaligus mendorong tertib berlalu lintas.
"Kami mendorong kesadaran masyarakat untuk membayar pajak, karena ada masyarakat yang dengan berbagai alasan sehingga belum membayar pajak. Jadi kita ingatkan, kita ajak mereka," katanya, Jumat (16/10/2026)
Operasi digelar di 33 kabupaten dan kota sepanjang Oktober 2026. Sutan mengimbau masyarakat agar tidak menunda pembayaran pajak kendaraan bermotornya.
Mempermudah pelayanan, Bapenda Sumut juga menghadirkan bus layanan pajak keliling di lokasi operasi. Dengan fasilitas tersebut, masyarakat dapat langsung menunaikan kewajibannya tanpa harus mendatangi kantor Samsat.

"Ada bus keliling pajak supaya masyarakat lebih mudah membayar pajak. Kami juga memberi hadiah kepada yang sudah membayar pajak," ungkapnya.
Penghargaan kepada masyarakat yang membayar pajak kendaraan bermotornya pada pelaksanaan operasi, diberi souvenir apresiasi berupa payung, helm dan kaca spion sepeda motor.
Tak hanya itu, pelaksanaan operasi gabungan dirangkai dengan membagikan masker kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kabut asap dan kualitas udara di Sumut yang belum membaik.
"Masyarakat yang membayar pajak kendaraan berkesempatan mengikuti program gebyar pajak dengan berbagai hadiah melalui mekanisme undian. Membayar pajak bukan hanya tentang kewajiban, juga bagian dari kontribusi kita untuk pembangunan dan pelayanan publik di Sumut," katanya lagi.
Sutan menegaskan Operasi Sadar Pajak Kendaraan bukan semata tentang penindakan, tetapi tentang mengajak masyarakat semakin sadar dan tertib dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan bermotor.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumut Kombes Achmad Fauzi turut mengimbau masyarakat agar taat membayar pajak. Ia mengingatkan pajak yang dibayar memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk penyediaan infrastruktur dan fasilitas publik.
"Masyarakat agar membayar kewajibannya karena dari uang pajak ada pembangunan jalan, jembatan, lampu lampu jalan dan lain-lainnya, dari kita untuk kita," katanya.
Kehadiran layanan pajak keliling mendapat respons positif dari masyarakat. Rini, warga Amplas, mengaku terbantu karena proses pembayaran lebih mudah dan cepat.
"Maunya bus-bus seperti ini lebih banyak lagi, jadi kami mudah bayar pajak, kalau di kantor Samsat ada antrean. Kalau banyak bus seperti ini, saya yakin masyarakat banyak yang bayar pajak," ungkapnya.
Rini menilai langkah Bapenda Sumut menghadirkan layanan langsung di tengah masyarakat merupakan terobosan yang baik. Selain mempermudah pembayaran pajak, pelayanan jemput bola tersebut dinilai lebih efisien karena masyarakat tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk mengantre di kantor Samsat.
