Areal parkir di depan pintu masuk PRSU 2026
Medan Insight

Cegah Curanmor di PRSU 2026, Pengunjung Wajib Tunjukkan STNK

  • "Harusnya seperti ini, petugas menanyakan STNK setiap pengunjung mau keluar parkir untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan seperti pencurian, gitu"
Medan Insight
Dinda Marley

Dinda Marley

Author

MEDAN - Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 berlangsung di kawasan Tapian Daya, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kota Medan. Mengusung konsep baru yang lebih tertata mulai dari pameran UMKM, kuliner sampai konser musik. Panitia juga memberi perhatian ekstra untuk kendaraan pengunjung yang parkir.

Sistem pemeriksaan berlapis diterapkan mulai pintu masuk. Setiap pengunjung yang membawa kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat wajib melengkapi dan menunjukkan surat-surat kendaraannya kepada petugas.

Pantauan di lapangan, petugas keamanan berseragam di depan pintu masuk utama PRSU memeriksa dan memverifikasi kelengkapan administrasi kendaraan pengunjung sebelum masuk ke areal parkir.

"Kami memastikan setiap kendaraan yang mau parkir membawa STNK untuk memudahkan petugas keamanan memantau," kata salah seorang petugas parkir, Minggu (5/7/2026).

Meski pemeriksaan dilakukan ketat, pengelola memberi stiker untuk panitia teknis maupun wartawan yang meliput supaya mendapat akses resmi tanpa hambatan.

"Kalau kendaraan pengunjung ada stiker, baik panitia teknis maupun media, kami pastikan itu resmi," kata petugas tersebut.

Pengamanan yang dilakukan untuk menghindarimasalah hukum atau kehilangan. "Kalau tidak ada STNK atau stiker, kami takut nanti ada kesalahpahaman. Kita menjaga kegiatan ini dengan nyaman dan baik," sambungnya.

Pengamanan parkir ini mendapat respons positif dari masyarakat. Rani, pengunjung yang datang bersama sahabat-sahabatnya mengaku terkesan dengan wajah baru PRSU. Menurutnya, rasa aman yang dihadirkan sejak dari area parkir membuat pengalaman berkunjung jauh lebih tenang.

"Harusnya seperti ini, petugas menanyakan STNK setiap pengunjung mau keluar parkir untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan seperti pencurian, gitu," katanya.

PRSU ke-50 tampil beda dibanding tahun sebelumnya. Menampilkan produk unggulan UMKM dan potensi kabupaten dan kota se-Sumut. Kawasan Tapian Daya disulap menjadi area yang lebih rapi, nyaman, interaktif dan ramah. Pengunjung disediakan spot foto kekinian serta paviliun daerah yang memikat.

Daya tarik kian sempurna dengan panggung hiburan yang diisi musisi papan atas. Pekan Pertama: Band RIF (4 Juli), Jun Munthe dan Siantar Rap Foundation (5 Juli). Pekan Kedua: Raim Laode (10 Juli), Maliq D'Essentials (11 Juli), Ghea Indrawari (12 Juli).

Pekan Ketiga: Parade Band Indie (15 Juli), King Nassar (16 Juli), Juwita Bahar (17 Juli), Happy Asmara (18 Juli), Toni Q Rastafara (19 Juli). Pekan Keempat: Budi Doremi dan Molucan Soul (24 Juli), Mahen (25 Juli), Osen Hutasoit (26 Juli). Pekan Penutup: The Changcuters (31 Juli) dan Kangen Band (1 Agustus 2026).

PRSU mengusung semangat 'Harmoni Emas' berlangsung sampai 2 Agustus 2026. Masyarakat dapat menikmati seluruh kemeriahan dengan tiket masuk nonkonser seharga Rp35.000, sedangkan untuk menyaksikan penampilan artis di panggung utama, tiket dibanderol Rp75.000.

Panitia mengajak seluruh masyarakat Sumut meramaikan pesta rakyat terbesar ini. Mengimbau agar tetap mematuhi aturan serta melengkapi surat kendaraan demi keamanan dan kenyamanan bersama.