
Gantikan Ondim, Zainuddin Lubis Dipercaya Nakhodai Perbati Sumut
- "Beliau memahami dan memiliki keinginan besar untuk memajukan organisasi. Kami optimistis di bawah kepemimpinannya, Perbati Sumut akan berkembang lebih baik"
Medan Insight
MEDAN - Pengurus Besar Tinju Amatir Indonesia (Perbati) terus mendorong penguatan organisasi di daerah sebagai bagian dari pengembangan olahraga tinju tanah air. Salah satu fokus saat ini adalah pembentukan pengurus Perbati Provinsi Sumatera Utara.
Ketua Umum Perbati Ray Zulham Faras Nugraha melalui Sekretaris Jenderal Benget Simorangkir mengatakan, saat ini sudah terbentuk di 28 provinsi. Sejak berdiri di tingkat pusat di bawah kepemimpinan Ray Zulham, Perbati telah menyelenggarakan berbagai kejuaraan berskala nasional dan internasional, menjadi tuan rumah kejuaraan Asia bahkan SEA Games, serta event-event berskala dunia lainnya.
Di Sumut, Perbati aktif mengikuti berbagai agenda nasional, pelatihan wasit dan hakim, juga persiapan jelang kejuaraan di Manado pada Agustus mendatang. Untuk memperkuat organisasi, jajaran Perbati mendorong Zainuddin Lubis sebagai calon ketua Perbati menggantikan mantan Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim.
- 5 Film dan Series Indonesia di Netflix yang Relate dengan Kondisi Ekonomi Saat Ini
- Universitas Republik Indonesia: Ambisi Baru atau Kebutuhan Nyata?
- Farwiza Farhan, Aktivis yang Berdiri di Garda Depan Selamatkan Hutan Leuser
Menurut Benget, Zainuddin memiliki komitmen dan visi yang kuat dalam pembinaan olahraga tinju di Sumut. "Beliau memahami dan memiliki keinginan besar untuk memajukan organisasi. Kami optimistis di bawah kepemimpinannya, Perbati Sumut akan berkembang lebih baik," katanya lewat sambungan seluler, Minggu (26/7/2026).
Sebelumnya, Ondim diamanahkan sebagai Ketua Perbati Sumut secara langsung oleh Ray Zulham. Namun karena yang bersangkutan belakangan terseret kasus hukum, dicarilah pengganti yang dinilai memiliki karakter kuat untuk memajukan tinju amatir di Sumut.
Lewat berbagai pertimbangan internal, imbuh Benget, pengurus akhirnya mengusulkan Zainuddin Lubis sebagai figur yang dinilai paling siap memimpin organisasi. Pengurus Perbati Sumut telah dilantik secara nasional pada November 2025 di Bali, bersama kepengurusan provinsi lain. Namun untuk memperkuat roda organisasi di Sumut, dilakukanlah penyegaran kepemimpinan.
Ke depan, lanjut Benget, Perbati Sumut akan memprioritaskan konsolidasi organisasi di tingkat kabupaten dan kota. Sejumlah daerah seperti Binjai, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Tanjungbalai, dan Asahan mulai diajak berkomunikasi untuk membentuk kepengurusan daerah.
Selain memperluas jaringan organisasi, Perbati akan beraudiensi dengan Gubernur Sumut Bobby Nasution untuk mengenalkan organisasi sekaligus meminta dukungan terhadap pengembangan olahraga ini.
“Perbati merupakan organisasi yang memiliki dasar hukum dan legalitas yang jelas, harapannya menjadi wadah resmi pembinaan atlet tinju amatir di Indonesia, khususnya di Sumut,” kata Benget.

Zainuddin Lubis secara terpisah mengaku siap mengemban amanah yang tidak mudah ini. Lewat semangat dan niat yang tulus bersama jajaran pengurus Sumut, serta elaborasi yang solid dengan pengurus pusat, ia yakin mampu memberi yang terbaik bagi pengembangan tinju amatir di daerah.
"Bismillah, Insya Allah saya siap. Mohon doa dan dukungan kawan-kawan pengurus baik di pusat dan Sumut. Semoga amanah yang diemban membawa berkah bagi prestasi atlet tinju kita, dan nama Perbati secara nasional," kata pria yang akrab disapa Zai ini.
Sampai Juli 2026, Pengurus Besar Perbati, organisasi tinju Indonesia yang berafiliasi resmi dengan World Boxing dan Komite Olimpiade Internasional (IOC) sukses menggelar beberapa kejuaraan serta mengukir prestasi internasional yang signifikan.
Kejuaraan yang digelar dan diikuti serta prestasi yang diraih meliputi:
1. Kejuaraan Asia Tinju U-19 dan U-23 2026 (Asian Boxing U19 dan U23 Championships) diikuti sekaligus digelar Perbati sebagai tuan rumah di Basket Hall, Senayan, Jakarta pada 3-16 Juli 2026. Skala kompetisi diikuti 329 petinju muda putra dan putri dari 20 federasi nasional di seluruh Asia
Prestasi yang diraih: tim nasional tinju Indonesia mencatat hasil melampaui target dengan mengoleksi 7 medali (1 emas, 1 perak, dan 5 perunggu). Salah satu medali emas diraih petinju putri Anggie Intania Chalik di kelas 45–48 kg setelah mengalahkan petinju asal India. Capaian ini mengakhiri penantian panjang prestasi tinju amatir Indonesia di level Asia selama 34 tahun
2. Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Perbati 2026 yang digelar Perbati di Ragunan, Jakarta pada 11–14 Februari 2026. Diikuti 120 petinju dari berbagai daerah di Indonesia sebagai ajang seleksi nasional (Seleknas) atlet menuju Kejuaraan Asia. Hasil dari kompetisi ini menjaring 49 petinju terbaik untuk masuk Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) dua lapis guna persiapan kalender internasional dan target jangka panjang Olimpiade Los Angeles 2028
3. Perbati tengah menghidupkan kembali Kejuaraan Tinju Internasional Piala Presiden (President's Cup) yang rencananya digelar pada 2027 guna terus mengasah kemampuan para atlet nasional.
