
Gedung Cyber Terbakar, IDCloudHost Beri Potongan Kredit
- Sampai akhir November 2021, jumlah pelanggan mencapai 170 ribu, meningkat lebih dari 70 persen dibanding akhir 2020 sebanyak 100 ribu
Nasional & Internasional
HalloMedan.co - Kebakaran yang menimpa gedung Cyber 1, pusat data center yang menaungi penyedia website dan sejumlah aplikasi di Indonesia, menyebabkan layanan beberapa perusahaan terganggu. Di antara perusahaan yang terkena dampak adalah PT Cloud Hosting Indonesia (IDCloudHost), penyedia layanan cloud infrastruktur yang cukup ternama di Indonesia.
Direktur Utama IDCloudHost Alfian Pamungkas Sakawiguna mengatakan, jumlah pelanggan terdampak kebakaran sangat kecil karena pihaknya sudah menerapkan multiregion di berbagai data center di Indonesia. Namun demikian, tetap berupaya melakukan normalisasi layanan agar menjaga website pelanggan tetap hidup dan cepat di akses oleh konsumen di berbagai negara.
“Sebagai bentuk kepedulian terhadap layanan yang terganggu, kami akan berikan potongan kredit senilai Rp10 juta per pelanggan atas ketidak nyamanan layanan ini. Kami mohon maaf dan akan terus berkomunikasi dengan para pelanggan yang terkena dampak dengan melakukan restore di data center berbeda,” kata Alfian, Senin (6/12/2021).
- Gelar seri kelima IN-Connect, KUMPUL Ajak Penggerak serta Pegiat Startup Saling Berkolaborasi Manfaatkan Teknologi Artificial Intelligence untuk Akselerasi Pertumbuhan Industri Digital
- Strategi Investasi Saham di Akhir 2021
- KCW Untungkan UMKM
Selain itu, IDCloudHost juga sedang berkomunikasi dengan pihak kepolisian untuk dapat mengambil server di lantai dua gedung Cyber 1 yang terbakar untuk memindahkan layanan data milik sejumlah pelanggan.
“Kami berharap komunikasi dengan pihak kepolisian segera membuahkan hasil. Kami perlu masuk ke lokasi yang sekarang di police line untuk mengambil server milik pelanggan yang tidak bisa diakses,” ucapnya.

Muhammad Mufid Luthfi, Chief Marketing Officer of IDCloudHost menambahkan, jumlah pelanggan IDCloudhost yang mengalami dampak kebakaran sangat kecil. Meski demikian, perusahaan langsung melakukan tindakan cepat agar kebutuhan dan kepentingan terhadap akses ke servernya cepat terlayani.
“Fokus kami saat ini adalah sesegara mungkin mengembalikan layanan pelanggan yang terkena dampak kebakaran tersebut. Kami optomis masalah ini akan segera teratasi,” katanya.
Mufid mengungkapkan, di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini, transaksi digital semakin menemukan momentumnya. Itu sebabnya, sebagai penyedia layanan cloud and web hosting provider, IDCloudHost terus melakukan berbagai terobosan, baik dalam bentuk inovasi produk maupun kapasitas server yang dapat digunakan pelanggan.
Sampai akhir November 2021, jumlah pelanggan mencapai 170 ribu, meningkat lebih dari 70 persen dibanding akhir 2020 sebesar 100 ribu pengguna. Banyaknya pelaku usaha yang go digital menjadi salah satu pemicu kenaikan jumlah pelanggan.
Layanan Cloud VPS merupakan salah satu layanan yang banyak digunakan saat ini. Sejak diluncurkan pada Juni 2021, jumlah pengguna sudah mencapai lebih dari 10 ribu dengan latar belakang pengembang aplikasi, UMKM dan sekolah.
“Salah satu target pelanggan kami adalah sektor UMKM yang jumlahnya mencapai lebih dari 63 juta di Indonesia. Sejalan dengan tingginya transaksi digital dan berkembangnya ekonomi digital di Indonesia dan Asia Tenggara, kami percaya market dan pelanggan IDCloudtHost juga akan semakin membesar,” ujarnya.
Gedung Cyber 1 merupakan salah satu tempat operator data center meletakkan perangkatnya di daerah tersebut. Beberapa data center termasuk milik Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), perusahaan sekuritas dan perusahaan pialang. [Me1]
