Delipark Mall
Medan Insight

Hankyu Hanshin Masuk Deli Park Mall

  • "Kami optimis Deli Park akan menjadi pusat ekonomi yang akan meningkatkan value kawasan sekaligus memberi dampak ekonomi lebih luas untuk Medan dan Sumut..."
Medan Insight
Canyon Gabriel

Canyon Gabriel

Author

MEDAN - Kota Medan masih menjadi magnet bagi investor global. Masuknya Hankyu Hanshin Properties Corp sebagai pemilik Deli Park Mall merupakan bukti bahwa kota ini memiliki potensi ekonomi yang besar dan sektor ritel diperkirakan akan terus bertumbuh. Apalagi Deli Park Mall berada di kawasan hunian terpadu yaitu Podomoro City Deli Medan yang dikembangkan PT Sinar Menara Deli.

Chief Operating Officer PT Sinar Menara Deli Daniel Ongkowidjaja mengatakan, kolaborasi dengan mitra global seperti Hankyu Hanshin merupakan langkah strategis untuk membawa Deli Park Mall ke fase transformasi berikutnya. Pengalaman dan rekam jejak dalam mengelola berbagai aset properti di Indonesia diyakini mampu menaikkan level Deli Park Mall sebagai pusat perbelanjaan terbesar dan terbaik di Medan dan kawasan Sumatra Bagian Utara atau Sumbagut.

“Kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama pengelolaan, tetapi bagian dari upaya jangka panjang untuk memastikan Deli Park Mall terus relevan, adaptif dan kompetitif. Kami ingin menghadirkan pengalaman berbelanja yang tidak hanya lengkap, juga berkelas dan berstandar global,” kata Daniel di Medan, Minggu (22/2/2026).

Deli Park Mall dikenal sebagai salah satu pusat perbelanjaan premium terbesar dan paling modern. Berlokasi strategis di pusat kota, terintegrasi langsung dengan hotel berbintang dan residential, diperkuat dengan kehadiran BINUS University di dalam kawasan yang sama.

Sinergi antara fungsi ritel, hunian, hospitality dan institusi pendidikan ini menciptakan ekosistem mixed-use yang dinamis sekaligus menghadirkan captive market yang berkelanjutan. Didukung kurasi brand nasional dan internasional yang kuat, Deli Park Mall kian mengukuhkan posisinya sebagai benchmark ritel modern di Sumut.

Daniel kemudian menyontohkan pertumbuhan jumlah tenant dan pengunjung di Central Park Mall di Jakarta setelah dikelola Hankyu Hanshin pada 2022. Melalui kurasi tenant, aktivitas yang inovatif serta standar layanan yang meningkat, Central Park mall menjadi pusat perbelanjaan dengan tingkat pertumbuhan pengunjung yang tinggi di Jakarta. Berbagai kegiatan yang digelar menjadi trend setter di bisnis pusat perbelanjaan nasional.

“Kami ingin membawa kesuksesan kolaborasi Agung Podomoro dengan Hankyu Hanshin di Central Park Mall Jakarta ke Deli Park Mall di Medan. Kami optimis Deli Park akan menjadi pusat ekonomi yang akan meningkatkan value kawasan sekaligus memberi dampak ekonomi lebih luas untuk Medan dan Sumbagut," katanya.

Sebelumnya, Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sumut Rakutta Karo-karo menilai masuknya investor asing menjadi indikator kuat bahwa Medan dan Sumut masih dipandang sebagai wilayah dengan prospek investasi yang cerah.

“Investasi Hankyu di Deli Park Mall sangat positif untuk iklim investasi properti di Sumut. Semoga momentum ini diikuti investor-investor lain sehingga perekonomian di wilayah ini tumbuh tinggi berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rakutta menilai kehadiran investor internasional tidak hanya memperkuat citra kawasan, juga berpotensi meningkatkan kualitas pengelolaan aset komersial serta daya tarik investasi.

“Kehadiran investor global menunjukkan Sumut memiliki daya saing. Ini dapat memberi dampak positif terhadap nilai properti, aktivitas ekonomi kawasan, serta meningkatkan kepercayaan konsumen dan pelaku usaha,” katanya lagi.

Sinergi antara pengelola lokal dan mitra global ini diharapkan menjadi katalis transformasi Deli Park Mall menuju pusat perbelanjaan berstandar internasional, sekaligus memperkuat posisi Medan sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi di Sumut.