KAI Bandara melakukan sosialisasi keselamatan transportasi kepada masyarakat di Medan
Medan Insight

Himbauan kepada Masyarakat untuk Taat Saat Melintasi Perlintasan Kereta Api

  • “Keselamatan di perlintasan adalah prioritas utama. Kami terus berupaya meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Namun yang paling penting adalah kesadaran...”
Medan Insight
Mei Leandha

Mei Leandha

Author

MEDAN - PT Railink sebagai operator KAI Bandara mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu taat dan disiplin saat melintas di perlintasan kereta api. Himbauan ini disampaikan sebagai upaya meningkatkan kesadaran keselamatan, mengingat perlintasan sebidang merupakan salah satu titik rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan menjadi tanggung jawab bersama. Masyarakat diharap selalu mematuhi rambu-rambu yang ada, berhenti saat sinyal peringatan berbunyi atau palang pintu mulai tertutup, serta memastikan kondisi aman sebelum melintasi jalur rel.

Manager Komunikasi Perusahaan KAI Bandara, Ayep Hanapi, menyampaikan bahwa edukasi dan kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan keselamatan di perlintasan kereta api.

“Keselamatan di perlintasan adalah prioritas utama. Kami terus berupaya meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Namun yang paling penting adalah kesadaran dan kepatuhan bersama. Patuhi rambu, jangan menerobos palang pintu ataupun yang tidak ada palang pintu, dan pastikan kondisi benar-benar aman sebelum melintas,” katanya, Kamis (2¾/2026).

Ayep menegaskan bahwa kecelakaan di perlintasan kerap terjadi akibat kelalaian pengguna jalan yang mengabaikan aturan. Untuk itu, KAI Bandara mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban.

Sebagai langkah preventif, masyarakat diimbau untuk menerapkan prinsip dasar keselamatan saat melintas di perlintasan sebidang, yaitu berhenti sejenak, melihat ke kiri dan kanan, mendengarkan tanda-tanda keberadaan kereta, serta tidak memaksakan diri melintas apabila kondisi belum aman.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan keselamatan transportasi melalui berbagai program edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Dengan kepatuhan bersama, diharapkan angka kecelakaan di perlintasan kereta api dapat ditekan,” ucap Ayep.