
KAI Bandara Salurkan Bantuan Banjir Senilai Rp72,5 Juta
- Ada 45 karyawan yang terdampak banjir di wilayah Medan dan sekitarnya. Penyaluran bantuan merupakan komitmen perusahaan
Medan Insight
MEDAN - PT Railink sebagai operator kereta bandara di wilayah Sumatra Utara menunjukkan kepedulian dan solidaritas kepada karyawan yang terdampak bencana banjir dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp72,5 juta. Bantuan diberikan langsung Direktur Administrasi dan Keuangan Mulyadi di Medan.
Ada 45 karyawan yang terdampak banjir di wilayah Medan dan sekitarnya. Penyaluran bantuan merupakan komitmen perusahaan mendukung kesejahteraan insan KAI Bandara, khususnya di saat menghadapi kondisi darurat akibat bencana alam. Bantuan yang diberikan diharap meringankan beban dan membantu proses pemulihan pascabanjir.
Direktur Utama PT Railink Porwanto Handry Nugroho menyampaikan, perusahaan hadir tidak hanya sebagai penyedia layanan transportasi bandara, juga sebagai keluarga besar yang saling peduli dan menguatkan.
- 7 Cara Reset Pola Tidur, Tidur Lebih Nyenyak!
- Awal Tahun Bebas Pusing Utang? Ini Tipsnya
- HP 2026 Makin Canggih, Ini 5 Tren Utamanya
“Musibah banjir yang terjadi membawa dampak besar bagi karyawan dan keluarga. KAI Bandara berkomitmen hadir dan memberi dukungan nyata sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada insan Railink. Semoga membantu meringankan beban serta mempercepat proses pemulihan,” katanya, Senin (29/12/2025).
Bantuan disalurkan melalui mekanisme yang telah ditetapkan perusahaan, mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Perusahaan terus melakukan koordinasi dan pendampingan kepada karyawan yang membutuhkan dukungan lanjutan.
KAI Bandara berharap seluruh karyawan terdampak segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas dengan aman dan sehat. Mengajak untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan saling peduli menghadapi berbagai tantangan.
Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir Sumatra. Bantuan senilai Rp349 juta lebih diserahkan untuk masyarakat di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
