
KAI Sumut Tambah Jadwal KA Datuk Blambangan ke Siantar, Tarif Tetap Rp5.000
- "Penambahan perjalanan ini merupakan upaya mendekatkan layanan kereta api kepada masyarakat dan mengakomodasi kebutuhan mobilitas yang tinggi..."
Medan Insight
MEDAN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menambah frekuensi perjalanan KA Datuk Blambangan relasi Tebingtinggi–Pematangsiantar mulai 1 Desember 2026. Penambahan jadwal ini membuat perjalanan kereta api pada lintas tersebut meningkat dua kali lipat, dari empat menjadi delapan perjalanan setiap hari.
Kebijakan ini memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus mengakomodasi mobilitas masyarakat yang semakin tinggi. Dengan tambahan perjalanan, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan waktu untuk bepergian menggunakan transportasi publik dengan tarif terjangkau.
Manager Humas KAI Divre I Sumut Anwar Yuli Prastyo, mengatakan penambahan frekuensi perjalanan merupakan respons terhadap kebutuhan transportasi masyarakat.
"Penambahan perjalanan ini merupakan upaya mendekatkan layanan kereta api kepada masyarakat dan mengakomodasi kebutuhan mobilitas yang tinggi. Kami ingin memastikan kereta api tidak hanya menjadi sarana perjalanan antarkota, tetapi juga mendukung aktivitas harian warga," ujar Anwar dalam keterangan tertulis, Kamis, 5 November 2026.
- Tiga Santri Al-Furqan Banda Aceh Hafal 30 Juz Al-Qur’an dalam Dua Pekan
- BNPB Kerahkan Pesawat Hercules Australia untuk Padamkan Karhutla di Kaltim
- Update Harga BBM November 2026 di Pertamina, Shell, BP, hingga Vivo
Mulai 1 Desember 2026, masyarakat yang berangkat dari Stasiun Tebingtinggi menuju Stasiun Siantar dapat memilih dua jadwal perjalanan KA Datuk Blambangan.
Keberangkatan pertama tersedia pukul 11.20 WIB dengan waktu kedatangan di Siantar pukul 12.15 WIB. Sementara perjalanan kedua berangkat pukul 18.20 WIB dan tiba pukul 19.15 WIB.
Untuk perjalanan dari Siantar menuju Tebingtinggi, jadwal pertama berangkat pukul 12.50 WIB dan tiba pukul 13.45 WIB. Adapun jadwal kedua berangkat pukul 20.35 WIB dengan waktu kedatangan pukul 21.30 WIB.

Penambahan jadwal ini juga membuka pilihan perjalanan yang lebih fleksibel bagi masyarakat dari Medan menuju Pematangsiantar maupun sebaliknya melalui Stasiun Tebingtinggi.
Masyarakat yang ingin bepergian dari Medan pada pagi hari dapat menggunakan KA Putri Deli keberangkatan pukul 07.15 WIB. Setelah tiba di Tebingtinggi, perjalanan dapat dilanjutkan menggunakan KA Datuk Blambangan pukul 11.20 WIB menuju Siantar.
Sementara untuk perjalanan pulang dari Siantar menuju Medan pada malam hari, penumpang dapat menggunakan KA Datuk Blambangan keberangkatan pukul 20.35 WIB. Setelah tiba di Tebingtinggi pukul 21.30 WIB, perjalanan dilanjutkan dengan KA Putri Deli keberangkatan pukul 21.53 WIB menuju Medan.
Anwar mengatakan, penambahan perjalanan tersebut juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya melalui peningkatan mobilitas masyarakat dan kunjungan wisata ke Pematangsiantar.
"Pematangsiantar sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi dan destinasi wisata di Sumut memiliki daya tarik tinggi. Tarif terjangkau Rp5.000 per penumpang, hadirnya penambahan relasi ini tidak hanya mendukung mobilitas rutin, juga mendorong pergerakan wisata dan kunjungan keluarga," katanya.
KA Datuk Blambangan pertama kali beroperasi pada 2 Desember 2022 dengan melayani rute Tebingtinggi–Lalang, seiring beroperasinya jalur Bandartinggi–Kualatanjung.
Kereta api kelas ekonomi tersebut menggunakan satu rangkaian yang terdiri atas tiga kereta dengan kapasitas total 224 tempat duduk. Sepanjang Januari-Oktober 2026, KA Datuk Blambangan tercatat telah melayani 72.050 pelanggan di lintas operasionalnya.
KAI Sumut mengajak masyarakat memanfaatkan layanan kereta api sebagai pilihan transportasi publik yang terjangkau dan terintegrasi.
