
Kuota KUR Bank Sumut Ditambah Jadi Rp2 Triliun
- Memperluas akses pembiayaan, Bank Sumut juga menghadirkan program KUR Mikro dengan suku bunga 0 persen pada 2026 dan 3 persen pada 2027
Medan Insight
MEDAN – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menambah kuota Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dapat disalurkan melalui Bank Sumut menjadi Rp2 triliun. Tambahan alokasi tersebut diharapkan memperluas akses pembiayaan sekaligus memperkuat pertumbuhan UMKM di Sumatera Utara.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan hal itu saat menghadiri Bursa Wirausaha Unggulan Sumatera Utara di Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU).
“Bank Sumut mendapatkan penilaian positif dari sisi ketepatan dan akuntabilitas penyaluran,” ujar Maman, Kamis (20/8/2026), di Medan.
Menurut Maman, tambahan kuota tersebut diberikan setelah pemerintah menilai kinerja Bank Sumut sebagai salah satu penyalur KUR di Sumatera Utara. Pembahasan teknis mengenai penambahan alokasi selanjutnya akan dilakukan bersama pihak Bank Sumut.
- Bambang-Dicki Sihotang Juara Turnamen Domino HUT RI
- Harga Ayam Terus Naik, Inflasi Agustus Terancam Meningkat
- Harga CPO Tembus 5.000 Ringgit, Minyak Goreng Sulit Turun
Secara keseluruhan, penyaluran KUR di Sumatera Utara telah mencapai sekitar Rp11 triliun kepada 168 ribu debitur. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp1 triliun telah disalurkan melalui Bank Sumut.
Maman berharap penambahan kuota tersebut dapat semakin membuka kesempatan bagi pelaku UMKM memperoleh modal usaha dengan pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau.

Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah mengapresiasi kepercayaan pemerintah yang kembali memberikan ruang lebih besar bagi Bank Sumut dalam memperluas pembiayaan UMKM.
“Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas penyaluran KUR,” kata Heru.
Heru menegaskan, pembiayaan UMKM bagi Bank Sumut bukan sekadar mengejar peningkatan penyaluran kredit. Lebih dari itu, pembiayaan diharapkan mampu membantu pelaku usaha mengembangkan bisnis, naik kelas, dan memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah.
Untuk memperluas akses pembiayaan, Bank Sumut juga menghadirkan program KUR Mikro dengan suku bunga 0 persen pada 2026 dan 3 persen pada 2027. Program tersebut dilengkapi pembebasan biaya administrasi dan provisi serta tanpa agunan.
“Bagi kami, akses pembiayaan tidak boleh menjadi hambatan bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usahanya,” ujar Heru.
Dengan tambahan kuota KUR tersebut, Bank Sumut berkomitmen memperkuat perannya dalam mendukung pelaku UMKM di Sumatera Utara. Pembiayaan diharapkan dapat mendorong usaha mikro dan kecil berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru bagi daerah.
