
Pertamax Naik Harga, Ini 7 Kesalahan Pengemudi yang Boros BBM
- Inilah beberapa kebaisaan buruk yang membuat bensin cepat habis, padahal harga Pertamax sedang naik.
Ekonomi & Pariwisata
JAKARTA — Baru-baru ini masyarakat Indonesia heboh usai diresmikannya kebijakan kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter.
Kenaikan harga ini tentu membuat biaya pengisian bahan bakar kendaraan semakin terasa di kantong. Bagi pemilik kendaraan yang rutin menggunakan BBM non-subsidi, perubahan harga ini tentu berpotensi meningkatkan pengeluaran transportasi bulanan.
Di tengah kondisi tersebut, banyak orang mulai mencari cara untuk menghemat konsumsi bahan bakar. Namun tanpa disadari, ada sejumlah kebiasaan sehari-hari saat berkendara yang justru membuat bensin lebih cepat habis, meski jarak tempuh tidak bertambah jauh.
BACA JUGA: Perbandingan Harga Pertamax Indonesia vs ASEAN, RI Paling Mahal!
Lalu, apa saja kebiasaan yang sebaiknya dihindari? Simak penjelasan berikut ini.
Kebiasaan Buruk yang Membuat Bensin Jadi Cepat Habis

1. Terlalu Lama Membiarkan Mesin Menyala Saat Berhenti
Dilansir dari Burt Brothers, banyak orang berpendapat bahwa membiarkan mesin tetap hidup saat parkir atau menunggu seseorang tidak akan berdampak besar pada penggunaan bahan bakar.
Padahal, mesin yang menyala dalam kondisi diam tetap mengonsumsi bahan bakar. Oleh karena itu, jika harus berhenti lebih dari satu menit, misalnya saat menunggu atau terjebak lampu merah yang panjang, mematikan mesin bisa menjadi pilihan yang lebih hemat.
BACA JUGA: Harga Pertamax dan BI Rate Naik, Apa Kabar Daya Beli WNI?
2. Mengemudi Secara Agresif

Sering menginjak gas secara mendadak, ngebut, atau melakukan pengereman keras dapat meningkatkan konsumsi BBM secara signifikan.
Kamu perlu mengemudi dengan halus, menjaga kecepatan tetap stabil, dan mengantisipasi kondisi lalu lintas di depan untuk membantu menghemat bahan bakar sekaligus meningkatkan keselamatan berkendara.
3. Tekanan Ban Tidak Sesuai
Ban yang kurang angin membuat kendaraan membutuhkan tenaga lebih besar untuk bergerak. Akibatnya, mesin bekerja lebih keras dan bahan bakar yang digunakan menjadi lebih banyak.
Sebaliknya, tekanan ban yang terlalu tinggi juga tidak disarankan karena dapat memengaruhi kenyamanan dan kestabilan kendaraan.
BACA JUGA: Ternyata Ini Penyebab Utama Biaya Produksi Pertamax Lebih Mahal dari Pertalite
4. Membawa Barang yang Tidak Diperlukan

Semakin berat beban kendaraan, semakin besar energi yang dibutuhkan untuk menggerakkannya.
Barang-barang yang menumpuk di bagasi, peralatan yang jarang digunakan, hingga roof rack yang tidak dilepas dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar tanpa disadari.
5. Terlalu Sering Mengemudi dengan Kecepatan Tinggi
Sebagian besar kendaraan mencapai efisiensi bahan bakar terbaik pada kecepatan menengah. Saat kecepatan terus meningkat, konsumsi bensin biasanya ikut naik.
Oleh karena itu, menjaga kecepatan sesuai batas yang dianjurkan tidak hanya lebih aman, tetapi juga lebih hemat.
BACA JUGA: Nekat Ganti Pertamax ke Pertalite, Amankah untuk Mesin Kendaraan?
6. Rute Perjalanan Tidak Efisien

Jika kamu sering terjebak macet, bolak-balik ke lokasi berbeda, atau memilih jalur yang kurang optimal dapat membuat penggunaan BBM membengkak.
Merencanakan perjalanan dan menggabungkan beberapa keperluan dalam satu perjalanan bisa membantu mengurangi konsumsi bahan bakar.
7. Mengabaikan Perawatan Kendaraan
Filter udara yang kotor, busi yang mulai aus, oli mesin yang sudah lama tidak diganti, atau injektor yang bermasalah dapat membuat performa kendaraan menurun.
Kondisi tersebut membuat mesin bekerja kurang efisien dan membutuhkan lebih banyak bahan bakar untuk menghasilkan tenaga yang sama.
Itu tadi beberapa kebaisaan buruk yang membuat bensin cepat habis, padahal harga Pertamax sedang naik.
Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh pada 12 Jun 2026
