PGN percepat pembangunan GasKita di wilayah Sleman, Yogyakarta
Ekonomi & Pariwisata

PGN Mempercepat Perluasan GasKita di Sleman

  • “Komitmen pembangunan jargas terus berlanjut, tidak hanya di Sleman, tetapi di seluruh wilayah. Apalagi Yogyakarta merupakan destinasi wisata utama, usaha kuliner tumbuh pesat...”
Ekonomi & Pariwisata
Canyon Gabriel

Canyon Gabriel

Author

sumatrakini.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk mempercepat pembangunan GasKita di wilayah Sleman, Yogyakarta. Percepatan sebagai wujud komitmen PGN menghadirkan gas bumi selama 24 jam, hemat, praktis dan ramah lingkungan.

Pengembangan jargas di Sleman membidik sektor rumah tangga, pelanggan kecil dan komersial. Untuk menyalurkan gas bumi ke sektor-sektor tersebut, PGN menggunakan moda beyond pipeline dalam hal ini CNG serta membangun infrastruktur Stasiun Pengatur Tekanan (PRS) yang terhubung dengan jaringan pipa distribusi sepanjang 100 kilometer. Seluruh infrastruktur yang dibangun melayani 12.900 pelanggan.

“Komitmen pembangunan jargas terus berlanjut, tidak hanya di Sleman, tetapi di seluruh wilayah. Apalagi Yogyakarta merupakan destinasi wisata utama, usaha kuliner tumbuh pesat. Tidak hanya itu, jargas juga dapat dimanfaatkan hotel dan rumah sakit,” kata PTH Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Rosa Permata Sari saat penandatanganan SPK Pembangunan Jargas GasKita di Sleman, beberapa waktu lalu.

Rosa berharap, upaya meningkatkan infrastruktur untuk mendekatkan jargas menaikkan minat masyarakat memanfaatkan energi baik. PGN menggandeng kontraktor PT Kian Santang Muliatama Tbk untuk pengembangan jargas. 

Kerja sama adalah bagian dari tahap penyiapan infrastruktur untuk memenuhi target 2025 di wilayah kerja operasional PGN seperti Medan, Dumai, Banyuasin, Musibanyuasin, Batam, Cilegon, Tangerang, Tangerang Selatan, Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok, Cibinong, Karawang, Cirebon, Semarang, Sleman, Gresik dan Surabaya.

Rosa menegaskan pihaknya dan seluruh mitra kerja menerapkan aspek Health, Safety, Security and Environment (HSSE). Baginya, HSSE bukan hal biasa dan bisa dilakukan, tetapi budaya dalam setiap pelaksanaan pekerjaan. 

"Kami memastikan pekerja harian mendapatkan induksi mengenai safety agar seluruh proyek jargas selesai dengan sehat, selamat, aman dan dilaksanakan penuh tanggungjawab,” ujarnya.