
Soal Keracunan MBG di Dairi, Ini Kata Dinkes Sumut
- Saat ini, 32 siswa dirawat di RSUD Sidikalang dan tujuh siswa di RSU Serenapita. Kedua sampel menu makanan telah sampai di laboratorium kesehatan daerah
Medan Insight
sumatrakini.com - Dinas Kesehatan Sumatra Utara mengungkapkan kronologis ratusan siswa-siswi di Kabupaten Dairi yang diduga keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) beberapa waktu lalu.
Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut Hamid Rijal mengatakan, menu yang dikonsumsi siswa-siswi SMK Swasta HKBP Sidikalang pada Senin (9/2/2026) adalah nasi, ayam gulai, tahu goreng, pisang, timun dan selada.
"Laporan yang kami terima, gejala keracunan mulai pukul 17.00 WIB," ujarnya, Jumat (13/2/2026).
Data yang diperoleh pihaknya, dugaan keracunan terjadi pada 170 peserta didik gabungan. Besoknya, Selasa (10/2/2026), Dinkes Sumut kembali mendapati dugaan keracunan MBG di SMK Arina Sidikalang.
- Pesta Retail 2026, SRC Tegaskan Peran UMKM
- Hankyu Hanshin Investasi di Deli Park Mall
- Pindar Mengajar, Langkah AFPI Jawab Tantangan
"Menu yang diberikan ialah nasi, ikan goreng, sayur toge, tempe goreng dan buah salak. Keluhan pertama di hari yang sama pukul 20.00 WIB dari seorang siswa," tuturnya.
Keesokan harinya, Rabu (11/2/2026), 14 siswa mengalami mencret, mual dan muntah. Total 110 siswa SMK Arina Sidikalang yang bergejala sama dan telah diberi layanan kesehatan.
Saat ini, 32 siswa dirawat di Rumah Sakit umum Daerah (RSUD) Sidikalang dan tujuh siswa di Rumah Sakit Umum Serenapita. Hamid menegaskan kedua sampel menu makanan telah sampai di laboratorium kesehatan daerah.
“Akan dilakukan pemeriksaan, hasilnya paling lama lima hari di luar hari kerja setelah sampel diterima,” katanya.
