Penerbangan perdana Super Air Jet rute Kualanamu–Bandung di Gate 7 ruang tunggu keberangkatan domestik Bandara Internasional Kualanamu
Medan Insight

Super Air Jet Buka Rute Kualanamu–Bandung, Akses Lanjutan ke Bali

  • "Semakin luas konektivitas yang tersedia, semakin besar pula peluang Kualanamu menjadi pilihan utama masyarakat dalam memulai perjalanan dari Sumatera Utara..."
Medan Insight
Mei-Mei

Mei-Mei

Author

MEDAN - Pilihan konektivitas masyarakat Sumatera Utara semakin bertambah dengan beroperasinya penerbangan Super Air Jet rute Kualanamu–Bandung. Penerbangan dibuka empat kali dalam seminggu, yakni Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu, begitu juga sebaliknya.

Melalui Bandung, penumpang juga memiliki pilihan untuk melanjutkan perjalanan ke Bali. Sebaliknya, perjalanan dari Bali dapat terkoneksi melalui Bandung, kemudian melanjutkan penerbangan menuju Kualanamu. Pada penerbangan perdana, ada 51 penumpang melakukan perjalanan dari Kualanamu menuju Bandung dan 53 penumpang pada sektor Bandung menuju Bali, total 104 penumpang.

Inaugural dilaksanakan di Gate 7 ruang tunggu keberangkatan domestik Bandara Internasional Kualanamu. Dihadiri Director of Operation and Service PT Angkasa Pura Aviasi Dedy Sri Cahyono, Director of Technic Super Air Jet Dhika Setyaji dan Kepala Bidang Keamanan Penerbangan Otoritas Bandara Wilayah 2 Medan Muhammad Mukhtar.

“Kami berharap respons pasar terus berkembang sehingga trafik penumpang maupun frekuensi penerbangan meningkat. Konektivitas menuju Bandung yang dapat dilanjutkan ke Bali memberi alternatif perjalanan yang beragam bagi pengguna jasa. Semoga rute ini berkembang secara berkelanjutan, baik untuk mendukung perjalanan wisata, bisnis, pendidikan maupun kebutuhan mobilitas masyarakat lainnya,” kata Dedy, Jumat (18/9/2026).

Menurutnya, bertambahnya konektivitas menjadi bagian penting dalam memperkuat posisi Bandara Internasional Kualanamu sebagai salah satu gerbang utama penerbangan di wilayah Sumatra. Pihaknya terus membangun kolaborasi dengan maskapai, regulator, serta seluruh 
stakeholder penerbangan untuk mendorong pertumbuhan trafik dan menghadirkan semakin banyak pilihan destinasi bagi pengguna jasa.

“Semakin luas konektivitas yang tersedia, semakin besar pula peluang Kualanamu menjadi pilihan utama masyarakat dalam memulai perjalanan dari Sumatera Utara ke berbagai destinasi di Indonesia. Ini bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan konektivitas sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi pengguna jasa,” tuntas Dedy.