
Telkom Dorong Perempuan Ambil Peran di Garis Depan Kepemimpinan
- "Kami percaya perempuan Indonesia memiliki potensi dan kemampuan yang sangat besar. Yang dibutuhkan adalah kesempatan yang setara untuk berkembang, mengaktualisasikan diri.."
Ekonomi & Pariwisata
sumatrakini.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menegaskan komitmennya dalam mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan sebagai bagian dari strategi keberlanjutan GoZero% - Sustainability Action by Telkom Indonesia, melalui pilar Empower Our People. TelkomGroup mengimplementasikan prinsip Keberagaman, Kesetaraan dan Inklusi atau DEI secara terukur dan berkelanjutan guna memperkuat organisasi yang adaptif, inovatif dan berdaya saing di tengah percepatan transformasi digital.
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan, kesetaraan gender merupakan fondasi dalam membangun organisasi yang inklusif dan mampu menghadirkan keberagaman perspektif.
“Kami percaya perempuan Indonesia memiliki potensi dan kemampuan yang sangat besar. Yang dibutuhkan adalah kesempatan yang setara untuk berkembang, mengaktualisasikan diri, serta mengambil peran strategis dalam kepemimpinan. Ketika akses itu dibuka, perempuan dapat memberi kontribusi nyata bagi mendorong inovasi, serta memberi manfaat bagi masyarakat dan bangsa,” ujarnya, Selasa (2¼/2026).
Komitmen tersebut tercermin dalam capaian yang terukur. Pada 2025, proporsi perempuan di TelkomGroup mencapai 31,7 persen dari total karyawan, dengan 21 persen di antaranya menempati posisi manajerial. TelkomGroup menargetkan peningkatan keterwakilan perempuan hingga 32 persen dari total karyawan dan 27 persen di level manajerial pada 2030 sebagai bagian dari strategi DEI yang terarah.
- Berdayakan Jutaan UMKM Perempuan, BRI Tegaskan Komitmen pada Kesetaraan Gender
- Tingkatkan Kepemimpinan Perempuan, BRI Raih 3 Penghargaan di Infobank 2026
- Strategi Aman Hadapi Risiko Gagal Bayar Kredit
Penguatan kepemimpinan perempuan juga terlihat di berbagai lapisan organisasi. Pada 2025, keterwakilan perempuan di tingkat manajemen senior mencapai 14 persen, manajemen madya 23,2 persen dan level pengawas 33,4 persen. Di sisi lain, terus mendorong peningkatan partisipasi perempuan pada fungsi strategis, termasuk revenue-generating function sebesar 8,3 persen serta bidang Sains, Teknologi, Rekayasa/Engineering dan Matematika (STEM) sebesar 8,1 persen, sebagai upaya memperluas akses perempuan di sektor berbasis teknologi.
Wujud nyata pemberdayaan perempuan melalui representasi kepemimpinan di tingkat tertinggi. Kehadiran Dian Siswarini mencerminkan bagaimana perempuan berperan aktif dalam mendorong transformasi digital sekaligus membangun budaya kerja yang inklusif. Kiprahnya mendapat penghargaan Excellent Mom in Digital Transformation and Regional Connectivity Leadership pada Wonder Mom Awards 2025 serta Perempuan Inspiratif Awards 2025, semakin menegaskan peran perempuan di garis depan industri telekomunikasi digital.

Sejalan dengan semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini yang terus hadir dalam konteks masa kini, Dian menekankan bahwa pemberdayaan perempuan harus dimaknai sebagai upaya membuka akses setara terhadap peluang dan kemajuan.
“Di era digital, konektivitas menjadi jembatan penting agar perempuan semakin berdaya. Dengan akses yang seluas-luasnya terhadap informasi, pengetahuan dan peluang, perempuan dapat lebih maju dan berkembang,” pungkas Dian.
Selain aspek representasi, TelkomGroup juga memastikan ekosistem kerja yang mendukung produktivitas perempuan. Penyediaan fasilitas seperti Telkom Daycare dan ruang laktasi menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, sehingga perempuan dapat menjalankan peran profesional secara optimal sebagai bagian dari talenta unggul perusahaan.
Melalui pendekatan yang terintegrasi, TelkomGroup terus memperkuat budaya kerja yang setara, termasuk melalui berbagai inisiatif pengembangan talenta perempuan dan dukungan komunitas internal. Upaya ini diyakini mampu menghadirkan perspektif yang lebih beragam dalam pengambilan keputusan sekaligus mempercepat transformasi organisasi secara konsisten.
Dengan komitmen yang kuat terhadap prinsip gender equality dan empowering women, TelkomGroup tidak hanya membangun organisasi yang lebih tangguh, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
