Community Gateway Wamena memperkuat pemerataan akses digital dan mendukung pengembangan ekonomi digital di wilayah Indonesia Timur
Teknologi & Science

TelkomGroup Resmikan Tulang Punggung Utama Konektivitas Digital Papua Pegunungan

  • "Konektivitas adalah prasyarat utama kemajuan. Di sinilah Community Gateway Wamena berperan penting, mengubah tantangan geografis menjadi peluang strategis..."
Teknologi & Science
Mei Leandha

Mei Leandha

Author

sumatrakini.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama operating company PT Telkom Satelit Indonesia atau Telkomsat meresmikan Community Gateway di Stasiun Bumi Sedang Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Inisiatif ini merupakan langkah strategis TelkomGroup memperkuat dan memperluas pemerataan infrastruktur digital di wilayah dengan kondisi geografis menantang di Indonesia Bagian Timur, sekaligus memperkuat konektivitas nasional melalui pemanfaatan teknologi satelit.

Infrastruktur diresmikan langsung Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo didampingi Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Pelaksana tugas CEO Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi. Disaksikan Direktur Wholesale and International Service Budi Satria Dharma Purba, serta secara virtual dari Wamena oleh Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Velix Wanggai, Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Ones Pahabol, Direktur Network Telkom Nanang Hendarno dan Direktur Pengembangan Telkomsat Anggoro Kurnianto Widiawan.

Angga menyampaikan, pembangunan Community Gateway di Wamena merupakan bagian dari program kerja prioritas nasional dalam upaya membangun infrastruktur digital yang inklusif hingga wilayah paling timur Indonesia.

"Konektivitas adalah prasyarat utama kemajuan. Di sinilah Community Gateway Wamena berperan penting, mengubah tantangan geografis menjadi peluang strategis, mengubah wilayah untuk siap tumbuh dan siap mengambil bagian dalam ekonomi digital nasional. Kami tidak hanya membangun infrastruktur, juga menguatkan fondasi masa depan Indonesia yang benar-benar terhubung, dari Sabang sampai Merauke. Tugas berikutnya adalah memastikan infrastruktur ini benar-benar hidup dan dimanfaatkan seluruh masyarakat, terutama di wilayah Papua Pegunungan,” katanya, Jumat (8/5/2026).

Community Gateway merupakan infrastruktur gateway satelit yang berfungsi sebagai titik distribusi utama konektivitas di wilayah Papua Pegunungan. Kehadiran infrastruktur ini menjadi solusi atas keterbatasan jaringan terestrial, dengan meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan, sekaligus menjadi fondasi bagi pengembangan ekonomi digital dan layanan publik di wilayah tersebut.

Community Gateway Wamena adalah fasilitas kedua yang dibangun Telkomsat, penyedia teknologi dan layanan satelit berstandar internasional. Sebelumnya dibangun di Merauke dengan fungsi yang berbeda. Community Gateway Merauke dibangun sebagai backup link untuk memastikan layanan tetap berjalan saat terjadi gangguan jaringan terestrial, sedangkan Community Gateway Wamena dibangun sebagai main link atau tulang punggung utama konektivitas di wilayah Papua Pegunungan. Pendekatan yang dilakukan tidak lagi sekadar mitigasi risiko, sudah memasuki tahap penguatan kapasitas inti dan peningkatan kualitas layanan.

Dian Siswarini menyampaikan, wilayah Wamena dan sekitarnya memiliki peran strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial di Papua Pegunungan. Konektivitas adalah hak seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali. Dari pusat hingga ke wilayah pegunungan Papua, pihaknya ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus transformasi digital. 

"Namun di sisi lain, wilayah ini juga menghadapi tantangan besar dalam hal konektivitas, baik karena keterbatasan jaringan terestrial maupun kondisi geografis yang tidak mudah. Menjawab tantangan tersebut, TelkomGroup menghadirkan Community Gateway Wamena sebagai solusi strategis,” ungkapnya.

Dengan teknologi satelit, inisiatif ini tidak hanya meningkatkan kapasitas dan kualitas konektivitas, juga memperkuat ketahanan jaringan nasional melalui jalur komunikasi yang lebih andal dan adaptif. Sejalan dengan mandat TelkomGroup sebagai agent of development, penguatan konektivitas ini diharapkan membuka akses digital yang lebih inklusif, mendorong aktivitas ekonomi, serta mempercepat pertumbuhan di wilayah timur Indonesia secara berkelanjutan.

Velix Wanggai bilang, kehadiran Community Gateway Wamena menjadi tonggak pembangunan yang besar di wilayah pegunungan Papua. Kehadiran Telkom dan Telkomsat melalui solusi konektivitas satelit dinilai menjadi langkah nyata untuk menyentuh masyarakat di wilayah pegunungan Papua dalam menciptakan kemajuan dan masa depan yang cemerlang.

Saat ini, kapasitas transport jaringan di Wamena berada di kisaran 7 Gbps dengan tingkat utilisasi yang sudah tinggi. Melalui Community Gateway Wamena ini, kapasitas ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai potensi maksimal 40 Gbps. Hal ini bukan hanya peningkatan kapasitas, juga lompatan dalam kualitas konektivitas dengan performa yang lebih stabil, latensi yang lebih terkendali, serta kemampuan mendukung kebutuhan trafik yang terus tumbuh.

Lebih jauh lagi, Community Gateway Wamena didesain sebagai open access platform, artinya infrastruktur ini tidak hanya dapat dimanfaatkan oleh TelkomGroup, dapat digunakan berbagai pihak operator, ISP lokal, maupun institusi lainnya, sehingga tercipta ekosistem konektivitas yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui inisiatif ini, TelkomGroup menegaskan perannya sebagai penyedia konektivitas nasional berbasis sovereign infrastructure yang tidak hanya berfokus pada kapasitas, tetapi juga pada kontrol, keandalan dan ketahanan jaringan nasional.

“Kami percaya bahwa kehadiran Community Gateway Wamena sebagai main link akan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas layanan komunikasi di wilayah Papua Pegunungan sehingga membuka akses ekonomi digital masyarakat, mendukung layanan publik, pendidikan dan kesehatan, serta memperkuat fondasi transformasi digital Indonesia secara menyeluruh,” kata Dian.