
TelkomGroup Sediakan Akses Telekomunikasi dan WiFi Gratis
- "Program Hunian Danantara merupakan wujud kehadiran negara untuk memastikan saudara-saudara yang tertimpa bencana tinggal secara layak..."
Nasional & Internasional
sumatrakini.com - Awal 2026, Presiden bersama manajemen Danantara dan pimpinan BUMN meninjau Hunian Danantara (Huntara) di Acehtamiang. Hadir Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Dian Siswarini beserta jajaran TelkomGroup. Menegaskan komitmen kuat negara dan BUMN mempercepat pemulihan pascabencana melalui kolaborasi strategis lintas sektor.
Dukungan terhadap proyek strategis Sinergi BUMN, TelkomGroup menghadirkan konektivitas jaringan telekomunikasi andal di kawasan Huntara, khususnya di wilayah Acehtamiang. Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat segera menempati hunian layak dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman.
"Program Hunian Danantara merupakan wujud kehadiran negara untuk memastikan saudara-saudara yang tertimpa bencana tinggal secara layak. Fasilitas di dalamnya termasuk WiFi gratis agar masyarakat tetap terhubung, memperoleh informasi serta mempermudah koordinasi bantuan selama masa pemulihan,” kata Kepala Badan Pengelola BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria, Kamis (1/½026).
- Libur Akhir Tahun, Ini 6 Wisata Menarik di Surabaya
- 9 Warna Tahun Baru yang Dipercaya Bikin Tahun Lebih Beruntung
- Tahun Baru Makin Berkesan dengan 8 Ide Keluarga
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menambahkan, melalui sinergi Danantara dan BUMN, TelkomGroup berkomitmen mendukung penyediaan Huntara bagi masyarakat terdampak bencana melalui ketersediaan konektivitas digital yang andal.

“Sinergi lintas BUMN memungkinkan koordinasi lebih cepat dan terintegrasi, manfaatnya menjadi lebih besar dan dapat langsung dirasakan masyarakat,” katanya.
Tiga bulan ke depan, ditargetkan 15.000 unit Huntara yang tersebar di tiga provinsi terdampak siap dihuni. TelkomGroup mendukung layanan telekomunikasi digital di seluruh kawasan seiring berjalannya pembangunan.
Mendukung operasional dan aktivitas masyarakat di kawasan Huntara, telah disiapkan infrastruktur konektivitas secara bertahap. Tahap awal, 28 Access Point (AP) WiFi yang terdiri dari tiga AP di area depan dan 25 AP di dalam area dengan rasio setiap satu AP menjangkau tiga rumah.
Juga mengimplementasikan model percobaan satu Access Point WiFi Managed Service (WMS) berkapasitas 100 Mbps untuk mendukung kebutuhan operasional di Posko TelkomGroup Huntara. Total akan ada 63 AP-WMS di seluruh area Huntara untuk memastikan konektivitas andal dan merata.
Untuk kesiapan layanan seluler, Telkomsel memastikan kapasitas jaringan memadai melalui dukungan Base Transceiver Station (BTS) dari wilayah Karangbaru dan Acehtamiang, serta pengoperasian 1 Mobile BTS (Combat) yang ditempatkan langsung di area Huntara. Infrastruktur jaringan optik, sarana pendukung operasional, relawan BUMN Peduli TelkomGroup juga disiagakan guna mendukung keberlangsungan layanan.
TelkomGroup membuktikan komitmennya melayani sepenuh hati untuk pelanggan dan masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatra. Untuk memberi pelayanan maksimal di Huntara, Telkom melalui PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) juga menghadirkan kemudahan akses internet, termasuk paket khusus layanan internet berbasis satelit dengan teknologi terbaru. Penghuni Huntara dapat langsung menikmati layanan internet tanpa batas secara gratis melalui WiFi.

Progres pemulihan infrastruktur telekomunikasi sudah 95 persen
Sejalan dengan fokus pemulihan jaringan telekomunikasi pascabencana di Sumatra, khususnya Aceh, TelkomGroup telah memulihkan minimal satu site beroperasi di setiap kecamatan. Total 289 kecamatan kembali on air.
Progress pemulihan layanan TelkomGroup di Aceh mencapai 95 persen, dengan fokus pemulihan lanjutan di wilayah Blangkejeren dan Takengon. Untuk wilayah terdampak bencana di Sumatra Barat dan Sumatra Utara, layanan sudah kembali normal seperti biasa. Keberhasilan pemulihan didukung pengerahan infrastruktur jaringan TelkomGroup yang meliputi 18 site satelit, 57 adaptor daya BTS (rectifier system), 768 unit genset standby maupun mobile serta 776 paket baterai.
Selain pemulihan infrastruktur, TelkomGroup terus menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan, termasuk kolaborasi menghadirkan ruang aman bagi anak-anak, khususnya di wilayah Acehtamiang. Dukungan mencakup penyediaan konektivitas, layanan kesehatan, bantuan paket logistik di sejumlah titik pengungsian.
Total sampai 1 Januari, TelkomGroup telah menyalurkan bantuan senilai Rp122,6 miliar. Mencakup dukungan penyediaan konektivitas, layanan kesehatan, dapur umum, bantuan paket logistik di sejumlah titik pengungsian dan kompensasi pelanggan periode Desember 2025-Januari 2026.
“Sejak awal bencana, TelkomGroup memprioritaskan pemulihan layanan telekomunikasi agar masyarakat tetap berkomunikasi dan mengakses informasi. Melalui percepatan pemulihan infrastruktur, dukungan jaringan satelit, penyediaan posko internet gratis dan tambahan personel, kami menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan serta kompensasi bagi pelanggan TelkomGroup. Kami harap upaya ini meringankan beban masyarakat untuk bangkit lebih cepat dan menjalani masa pemulihan lebih baik,” kata Dian.
